Screenshot 2024-02-05 094247

Publikasi Terbaru Perhimpunan Periset Indonesia Mengungkap Inovasi dan Temuan Terkini

Pada bulan Januari 2024, Perhimpunan Periset Indonesia (PPI) merilis serangkaian publikasi yang mengungkap inovasi dan temuan terkini di berbagai bidang penelitian. Publikasi ini mencakup sejumlah studi dan riset yang dilakukan oleh anggota PPI yang berdedikasi.

Salah satu sorotan utama dari publikasi tersebut adalah the 1st Conference of Accelerator-based Sciences and Technology CAST 2024. Acara yang akan diselenggarakan pada 19-22 Februari 2024 ini juga akan menjadi platform unik untuk menyajikan wawasan baru dan bertukar wawasan mutakhir gagasan di bidang ilmu dan material berbasis akselerator Ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu, Presiden Jokowi Perintahkan BRIN Jadi Orkestrator Penelitian Bersama Bappenas. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan bahwa salah tugas Perguruan Tinggi adalah menjadi Lembaga Riset. Oleh karena itu Jokowi meminta agar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi orkestrator penelitian.

Publikasi ini tidak hanya menyoroti kemajuan dalam berbagai bidang, tetapi juga mencerminkan semangat kolaborasi dan dedikasi anggota PPI untuk meningkatkan pengetahuan dan inovasi di Indonesia. Publikasi tersebut dapat diakses secara daring, memungkinkan para peneliti, praktisi, dan masyarakat umum untuk mengakses informasi terkini dan berkontribusi pada kemajuan pengetahuan di negara ini.

Publikasi PPI update bulan Januari dapat diunduh pada tautan dibawah.

1

TECHNOPRENEUR CAMP, SEBAGAI AJANG MENUMBUHKAN WIRAUSAHA PEMULA BERBASIS TEKNOLOGI

Sukoharjo – Bertempat di Hotel Lor In Syariah Sukoharjo pada tanggal 6-7 Desember 2023 diselenggarakan kegiatan Technopreneur Camp Tahun 2023 dengan tema “Pengembangan Start-Up Inovatif Sebagai Strategi untuk Tetap Relevan di Era Transformasi Digital”. Kegiatan dibuka oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah Drs. Mohamad Arief Irwanto, M.Si, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan fasilitasi lanjutan bagi para nominator pemenang lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) dan Penjaringan Inovasi Masyarakat (PIM).

Berbagai fasilitasi lanjutan seperti fasilitasi pendaftaran kekayaan intelektual, diseminasi teknologi serta kegiatan Inkubasi bisnis teknologi. Pada kegiatan Technopreneur Camp kali ini bertujuan untuk memunculkan rintisan wirausaha pemula berbasis teknologi serta meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM inventor/inovator.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 60 orang peserta yang terdiri dari unsur Bapperida/Bappeda/Litbang Kabupaten/Kota di Jawa Tengah sebanyak 22 peserta dan Inventor dan Inovator hasil Lomba di Jawa Tengah sebanyak 38 Peserta. Adapun Narasumber dihari pertama yaitu Idris, SE, M.Si (Koordinator AIBI Wilayah Jateng dan Yogyakarta) dengan materi: Creative and Design Thinking dan Roy Wibisono (CEO, Founder Naruna Ceramic) dengan materi: Manajemen Operasional dan SDM dengan moderator Soekma Agus Sulistyo (Solo Techno Park)

Sedangkan untuk Narasumber di hari kedua yaitu Mardjoko, ST, MBA, MSc dengan materi: Strategi Pemasaran di Era Digital dan Emir Hartri Putra, ST (Impala Network) dengan materi: Optimalisasi dan Penguatan Business Model Canvas bagi Start-up dengan moderator Yohanes Widya (Solo Techno Park)

Kegiatan ini merupakan kegiatan Pra Inkubasi Wirausaha Inovasi (INWINOV) BRIDA Provinsi Jawa Tengah, yang selanjutkan akan dipilih peserta sebanyak 10 Inventor/Inovastor menjadi tenant binaan melalui Business Model Canvas (BMC) terbaik.

1687792933019-Decaso_dengan_label-removebg-preview

DECASO (DETERGENT CAIR SAMPAH ORGANIK), SEBUAH PENYEMPURNAAN PRODUK TURUNAN ECO-ENZYME

Detergen merupakan produk kimia yang umumnya digunakan dalam aplikasi pembersih, yang kini permasalahan baru biodiversitas terancam ketika detergen dibuang begitu saja ke perairan, sehingga menjadi masalah pencemaran ekologi serius karena sulit untuk didegradasi bahkan setelah limbahnya diolah terlebih dahulu.

Oleh karena itu, perlu sebuah terobosan green-tech, di mana produk detergent meski sama-sama bersifat surfaktan, air buangan yang menjadi tercemar ini dapat berkurang , bahkan tertanggulangi. Detergen cair tersebut harus berbasis surfaktan ramah lingkungan berbahan sampah organic, yang umumnya mengandung H2O2, C3H6O3, bersifat surfaktan dan aktivitas enzyme bagi nutrient vektor mikroba probiotik dan xenobiotic makro-mikro.

Salah satu produk detergent yang ramah lingkungan mengandung Eco enzyme yang merupakan cairan organik kompleks yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan organik, gula, dan air. Bahan organik yang digunakan untuk pembuatan eco enzyme dapat berupa sampah organik seperti sampah sayuran maupun sampah buah-buahan. Oleh karena itu eco enzyme dapat digunakan sebagai cara pengolahan sampah organik.

Eco enzyme dihasilkan dari proses dekomposisi senyawa karbon yang terdapat pada substrat (sampah jeruk). Eco enzyme juga dihasilkan dari dekomposisi dari senyawa protein, garam mineral, dan asam organik. Kulit jeruk mengandung bromelain yang dapat menghasilkan enzim amilase. Kulit jeruk juga mengandung asam askorbat yang dapat meningkatkan anti mikroba dan anti inflamasi dari eco enzyme. Ecoenzyme dapat membunuh kuman, bakteri, dan virus karena memiliki kandungan asam asetat, peroksida dan alkohol. Detergen berbasis ecoenzyme ini yang mampu mempertahankam kadar oksigen dalam air buangan, baik yang berada dalam siklus air maupun yang berada dalam tubuh organisme. Akibat sistemik yang ditimbulkan adalah keanekaragaman hayati terjaga keseimbangannya, termasuk ketersediaan oksigen, air dan ketahanan hutan sebagai paru-paru dunia secara umum.

1

Penerimaan kunjungan Benchmarking Bappeda Kabupaten Tangerang

Penerimaan kunjungan Benchmarking dari Bappeda Kabupaten Tangerang ke Inkubator Wirausaha Inovasi Jawa Tengah (Inwinov Jateng) Inkubator milik Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah terkait pembentukan lembaga inkubator Pemerintah Daerah di Kabupaten Tangerang.

Tim Bappeda Kab. Tangerang dipimpin Kabid Perencanaan Ekonomi Daerah dan diterima oleh Kepala bidang Fasilitasi & Pemanfaatan Riset Inovasi selaku Direktur Inwinov Jateng.

Tujuan dari kunjungan ini adalah best practice pembentukan kelembagaan yang sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku.

Inkubator Wirausaha Inovasi Jawa Tengah menawarkan berbagai program untuk memfasilitasi pengembangan bisnis teknologi dan inovasi di Jawa Tengah. Berikut adalah beberapa program yang ditawarkan oleh inkubator ini:

  1. Program Inkubasi: Program ini bertujuan untuk membantu pengembangan bisnis teknologi dan inovasi di Jawa Tengah. Inkubator ini menyediakan berbagai fasilitas seperti ruang kerja, akses ke mentor dan investor, serta pelatihan bisnis
  2. Program Akselerasi: Program ini bertujuan untuk membantu bisnis teknologi dan inovasi yang sudah berjalan untuk tumbuh dan berkembang lebih cepat. Inkubator ini menyediakan berbagai fasilitas seperti akses ke mentor dan investor, pelatihan bisnis, dan dukungan pemasaran.
  3. Program Kewirausahaan Sosial: Program ini bertujuan untuk membantu pengembangan bisnis sosial di Jawa Tengah. Inkubator ini menyediakan berbagai fasilitas seperti akses ke mentor dan investor, pelatihan bisnis, dan dukungan pemasaran.
400149896_826502865824320_6971951337044741079_n

Rapat persiapan kajian program prioritas PJ Gubernur

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, terus menggenjot kegiatan-kegiatan yang masuk dalam 10 program prioritasnya.

10 prioritasnya itu meliputi:
1. Menyukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 secara Luber dan Jurdil.
2. Menjaga stabilitas sosial, ekonomi, politik, keamanan dan ketertiban masyarakat.
3. Pengendalian inflasi dan ketahanan pangan.
4. Penuntasan pengentasan kemiskinan ekstrem, penurunan angka pengangguran dan stunting.
5. Penanganan dampak perubahan iklim (kekeringan, polusi, dan karhutla).
6. Peningkatan kualitas sistem Pendidikan vokasi.
7. Pengembangan pariwisata dan peningkatan daya saing UMKM di sektor ekonomi kreatif.
8. Pengembangan sistem ekonomi sirkular dan transisi energi.
9. Pengembangan layanan publik dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
10. Meningkatan pengawasan internal Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari 10 program prioritas yang digalakkan, imbuh Pj Gubernur Jateng, secara simultan dikerjakan guna mendapatkan output yang jelas

Brida Provinsi Jawa Tengah berpartisipasi dalam 10 program prioritas 2024, untuk percepatan program tersebut Brida membentuk Tim Kajian sesuai tema yang telah ditentukan. Antara lain, Kemiskinan, Ekonomi Kreatif, sirkular, Pendidikan Vokasi, Stunting, Pelayanan dan Digitalisasi, Ketahanan Pangan, dan Kondisifitas.

393702659_848721243653670_8379176133564570060_n

Pentasyarufan UPZ Brida Provinsi Jawa Tengah

Penerimaan Pentasyarufan dengan Bantuan Zakat: Kab. Wonosobo. Kamis, 19 Oktober 2023 – Brida Provinsi Jawa Tengah menggelar acara Penerimaan Pentasyarufan dengan dukungan dari program zakat. Acara ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga yang membutuhkan bantuan sembako.

Dalam suasana yang penuh harap, warga berkumpul di balai desa. Sekretaris Brida Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan sambutan hangat. Beliau menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan dedikasi dalam menjalani pekerjaan, terutama bagi mereka yang mendapatkan bantuan zakat.

Semoga Penerimaan Pentasyarufan dengan bantuan zakat ini menjadi awal yang baik bagi para warga Desa Talunombo, Kec. Sapuran, Kab. Wonosobo.

FGD Kajian Strategis “Tata Kelola Pemerintah Daerah Menuju Jawa Tengah 2045”

Acara ini diselenggarakan BRIDA Provinsi Jawa Tengah pada Rabu, 7 Juni 2023 di Ruang Prayogasala secara hybrid dan dibuka langsung oleh Bapak Tri Yuni Atmojo, ST.M.Si (plt. Sekretaris BRIDA Jateng). Adapun narasumber dari FGD ini meliputi Bapak Priyanto Rohmattullah, SE, MA (BAPPENAS RI), Ibu Hesti Annisa, S.A.P., M.Si (LAN RI), Bapak Dr. Hardi Warsono, M.T.P. (UNDIP) dan Bapak Rino Ardhian Nugroho, S.Sos., M.T.I., Ph.D. (UNS) serta dimoderatori oleh ibu Dr. Sri Yuwanti, MA., M.PD.
Peserta yang mengikuti FGD berasal dari unsur OPD Provinsi Jateng, BAPPEDA/BRIDA se-Jawa Tengah dan NGO. Tujuan FGD ini adalah memperoleh gambaran tema/gap riset yang lebih spesifik untuk dikaji lebih lanjut dan menghasilkan masukan untuk penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah khususnya di sektor tata kelola pemerintah. Adapun topik yang dibahas dalam acaar ini meliputi: 1) Pilar Pembangunan Indonesia 2045: Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata kelola Kepemerintahan; 2) Inovasi Pelayanan Publik Menyongsong Indonesia 2045; 3) Transformasi Birokrasi Menuju Jawa Tengah 2045 dan 4) E-Governance dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Menuju Jawa Tengah 2045. Pada akhir acara disampaikan paparan hasil rumusan oleh Peneliti muda BRIDA Jateng Bapak Arif Sofianto, M.Si.