SEMARANG – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah, mewakili Gubernur Jawa Tengah, menghadiri sekaligus membuka gelaran bergengsi Polines Robotic Contest (PRC) Tahun 2026. Acara yang diinisiasi oleh UKM Pengembangan Pengetahuan Politeknik Negeri Semarang (Polines) ini dilangsungkan di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, pada Sabtu (7/2/2026).
PRC 2026 merupakan kompetisi robotika tingkat nasional yang telah konsisten diselenggarakan sebanyak 13 kali sejak tahun 2008. Hingga saat ini, PRC telah menjadi agenda tahunan unggulan Polines dalam memfasilitasi pengembangan inovasi dan talenta muda Indonesia di bidang teknologi robotika.
Diikuti Puluhan Institusi Seluruh Indonesia
Antusiasme peserta pada tahun ini tergolong tinggi dengan melibatkan total 59 tim dari 30 institusi pendidikan di berbagai daerah. Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori utama:
- Tingkat SMA/Sederajat: Diikuti oleh 10 tim.
- Tingkat Perguruan Tinggi: Diikuti oleh 49 tim.
Mendorong Hilirisasi dan Industri 4.0
Dalam sambutannya, Kepala BRIDA Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Polines atas konsistensinya menjaga marwah kompetisi ini selama belasan tahun. Beliau menekankan bahwa ajang seperti PRC bukan sekadar lomba, melainkan kawah candradimuka bagi lahirnya inovator masa depan.
“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat mengapresiasi keberlanjutan PRC sebagai wadah pengembangan talenta robotika. Kami mendorong agar inovasi yang lahir di sini tidak berhenti sebagai prototipe, tetapi harus berbasis Industri 4.0, bermanfaat langsung bagi masyarakat, dan berorientasi pada hilirisasi,” tegasnya.
Pemerintah berharap kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah melalui BRIDA dapat terus ditingkatkan guna memastikan riset serta inovasi teknologi mampu menjawab tantangan zaman dan memperkuat ekosistem digital di Jawa Tengah.


