Kerja sama baru diarahkan untuk meningkatkan pelayanan, kenyamanan pengunjung, sekaligus mengoptimalkan fungsi Kebun Raya Baturraden sebagai kawasan wisata dan sarana pendidikan lingkungan.
SEMARANG – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan wisata di kawasan Baturraden terus diperkuat. Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah bersama PT Perhutani Alam Wisata Risorsis (PT Palawi) menandatangani Perjanjian Kerja Sama Teknis tentang Penjualan Tiket Terintegrasi Kebun Raya Baturraden dan Wana Wisata Baturraden.
Penandatanganan berlangsung pada Jumat (25/9/2026) di Ruang Prayogasala, BRIDA Provinsi Jawa Tengah, Jalan Imam Bonjol Nomor 190, Semarang.
Perjanjian baru tersebut menjadi langkah lanjutan setelah berakhirnya Perjanjian Kerja Sama Teknis tentang Penarikan Tiket Kebun Raya Baturraden dan Wana Wisata Baturraden pada 21 Mei 2026. Sebelum penandatanganan, para pihak telah melalui proses penyusunan dan finalisasi perjanjian teknis sebagai landasan pelaksanaan penjualan tiket secara terintegrasi.
Selain pengaturan penjualan tiket terintegrasi, perjanjian ini turut mengakomodasi kepentingan pendidikan lingkungan. BRIDA Provinsi Jawa Tengah dan PT Palawi bersepakat menyediakan skema tiket khusus bagi instansi pendidikan — seperti sekolah dan perguruan tinggi — serta organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang mengajukan kunjungan dalam rangka pembelajaran dan edukasi lingkungan, dengan mekanisme pengajuan melalui surat permohonan resmi.
Ketentuan ini sejalan dengan salah satu fungsi utama Kebun Raya Baturraden sebagai sarana pendidikan dan konservasi, sekaligus memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam mendukung akses pembelajaran lingkungan hidup bagi generasi muda.

Dorong Optimalisasi Kebun Raya Baturraden
Kepala BRIDA Provinsi Jawa Tengah menegaskan, kerja sama tersebut tidak semata berkaitan dengan pengelolaan tiket, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi pelayanan publik dan mengoptimalkan potensi kawasan Baturraden.
“Menjadi penting bagi kita, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk menjalankan fungsi pelayanan publik yang efektif, serta menyiapkan kawasan Baturraden untuk sarana belajar. Maka dari itu, kita mendorong upaya optimalisasi UPTD Baturraden,” ujar Kepala BRIDA Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, keberadaan Kebun Raya Baturraden memiliki peran yang lebih luas. Selain sebagai destinasi wisata, kawasan tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan pembelajaran bagi masyarakat.
Karena itu, penguatan tata kelola dan pelayanan menjadi bagian penting dalam memastikan kawasan Baturraden dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Pengunjung
Direktur Operasional PT Palawi, Agus Yulianto, S.Hut., menyambut baik terjalinnya kerja sama teknis tersebut. Ia berharap perjanjian yang baru dapat mendorong peningkatan kualitas fungsi wisata, khususnya dari sisi pelayanan kepada pengunjung.
“PKS ini diharapkan meningkatkan kualitas fungsi wisata terhadap keamanan dan kenyamanan pengunjung, termasuk bentuk transparansi atau bentuk kerja sama government to government,” kata Agus.
Kerja sama penjualan tiket secara terintegrasi diharapkan memberikan kemudahan bagi pengunjung sekaligus mendukung pelaksanaan pelayanan yang lebih tertib dan transparan di kawasan Kebun Raya Baturraden dan Wana Wisata Baturraden.

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pengelola Wisata
Penandatanganan perjanjian dihadiri jajaran PT Palawi, antara lain Direktur Operasional Agus Yulianto, S.Hut., Direktur Pengembangan Bisnis Joko Sunarto, General Manager Area Bisnis Wilayah Wisata Barat (ABWWB) Yuyu Rahayu, Manager Area Bisnis Wilayah Wisata Barat (ABWWB) W. Sarwin, serta Manager Klaster Banyumas Farichin.
Turut hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Inspektorat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Sekretariat Daerah, serta Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan kawasan Baturraden. Dengan adanya mekanisme penjualan tiket yang terintegrasi, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin efektif, transparan, dan memberikan pengalaman kunjungan yang lebih nyaman.
Ke depan, sinergi antara BRIDA Provinsi Jawa Tengah, UPTD Balai Kebun Raya Baturraden, dan PT Palawi diharapkan terus berkembang secara positif, sejalan dengan upaya mengoptimalkan potensi Baturraden sebagai kawasan wisata, edukasi, dan konservasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pengembangan pariwisata di Jawa Tengah.



