BRIDA JATENG

Beranda / Berita / Akselerasi Indeks Daya Saing Daerah di Jawa Tengah, BRIDA Jateng Gelar Coaching Penyusunan Analisis IDSD 2026

Akselerasi Indeks Daya Saing Daerah di Jawa Tengah, BRIDA Jateng Gelar Coaching Penyusunan Analisis IDSD 2026

BRIDA Provinsi Jawa Tengah sukses menyelenggarakan kegiatan Coaching Penyusunan Analisis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) di Jawa Tengah Tahun 2026 pada Rabu (20/5), bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Kudus. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas analisis daya saing daerah sekaligus mendorong pembangunan wilayah berbasis data dan potensi lokal.

Acara secara resmi dibuka oleh Pengarah Litbangjirap Iptek yang mewakili Kepala BRIDA Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa penyusunan analisis IDSD memiliki peran penting sebagai instrumen untuk memetakan kekuatan, tantangan, serta peluang pengembangan wilayah guna meningkatkan daya saing daerah secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas teknis, kegiatan coaching menghadirkan Tim P5 dari Universitas Diponegoro sebagai narasumber ahli. Kehadiran tim akademisi ini diharapkan dapat memberikan pendampingan komprehensif dalam penyusunan analisis IDSD, mulai dari penguatan metodologi, validasi data, hingga penajaman hasil analisis sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antardaerah dengan melibatkan perwakilan BRIDA/Bapperida dari sejumlah kawasan strategis di Jawa Tengah, meliputi kawasan Kedungsepur yang mencakup Semarang, Salatiga, serta wilayah Kabupaten Kendal, Demak, Semarang, dan Grobogan; kawasan Jekuti yang meliputi Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati; serta kawasan Banglor yang terdiri dari Kabupaten Rembang dan Blora. Kehadiran lintas wilayah tersebut bertujuan memperkuat sinergi, harmonisasi data, dan penyamaan persepsi dalam penyusunan analisis daya saing daerah.

Melalui coaching ini, setiap kabupaten/kota diharapkan mampu memetakan potensi unggulan, peluang pengembangan, dan tantangan wilayah secara lebih akurat. Analisis tersebut nantinya dapat menjadi pijakan penting dalam merumuskan strategi pembangunan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi lintas wilayah dinilai menjadi faktor penting dalam menajamkan analisis data serta menggali potensi lokal yang dimiliki masing-masing daerah. Dengan penguatan koordinasi dan kualitas analisis IDSD, pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat transformasi wilayah menjadi daerah yang lebih inovatif, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.

Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, BRIDA Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penguatan ekosistem riset dan inovasi guna mewujudkan pembangunan daerah yang berdampak, inklusif, dan berkelanjutan demi membawa Jawa Tengah semakin maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to content