SURAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah sukses menyelenggarakan forum strategis bertajuk “Peningkatan Tata Kelola Kelembagaan dalam Mendorong Invensi dan Inovasi di Daerah”. Bertempat di kawasan inovatif Solo Technopark, Kota Surakarta, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi riset di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Acara dibuka secara resmi oleh Pengarah Pokja Invensi dan Inovasi, Ibu Ir. Eny Hari Widowati, M.Si., mewakili Kepala BRIDA Provinsi Jawa Tengah. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kelembagaan yang kuat dan sehat adalah prasyarat mutlak untuk melahirkan invensi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Menghadirkan Perspektif Nasional dan Praktisi Lokal
Diskusi yang berlangsung dinamis ini dipandu oleh Kepala UPTD Solo Technopark, Bapak Roni Widjanarko, S.H., M.H., sebagai moderator. Forum ini menghadirkan kombinasi narasumber dari tingkat pusat hingga praktisi lapangan untuk memberikan gambaran komprehensif:
- Bapak Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd (Kepala BKSDN Kemendagri RI): Memberikan arahan mengenai standar tata kelola kelembagaan riset di daerah (via Zoom).
- Ibu Dr. Wiwiek Joelijani, M.T. (Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN): Memaparkan skema fasilitasi dan pemantauan inovasi nasional (via Zoom).
- Ibu Kentis Rahmawati, S.H., M.M. (Kepala BRIDA Kota Surakarta): Berbagi pengalaman praktis pengelolaan inovasi di tingkat kota.
- Bapak Aris Sugiyarto (Inventor PISERAI): Memberikan inspirasi melalui praktik baik (best practice) dari sisi penemu/inventor.
Kolaborasi Lintas Wilayah se-Jawa Tengah
Kehadiran perwakilan dari BRIDA, Bappeda, dan Bapperida dari seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah membuktikan adanya semangat kolektif untuk mensinkronkan langkah riset di daerah. Tidak hanya terpaku pada teori manajerial, forum ini juga mengulas tantangan nyata yang dihadapi para inventor, guna memacu semangat inovasi yang lebih inklusif.
“Tata kelola kelembagaan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan mesin penggerak agar riset dan inovasi tidak berhenti di meja kerja, tetapi benar-benar sampai ke tangan rakyat sebagai solusi,” ungkap perwakilan BRIDA Jateng di sela acara.
Mewujudkan Pusat Inovasi Unggulan
Melalui penguatan kelembagaan ini, BRIDA Provinsi Jawa Tengah optimis percepatan invensi akan terjadi lebih masif. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota diharapkan mampu menjadikan Jawa Tengah sebagai pusat inovasi unggulan di Indonesia.
Mari bersama-sama memperkuat kelembagaan, mempercepat invensi, dan mewujudkan Jawa Tengah yang lebih maju berbasis riset!

