SEMARANG – Mengawali kalender kerja tahun 2026, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah melakukan langkah proaktif dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan capaian target organisasi. Pada Senin (5/01/2026), Kepala BRIDA Provinsi Jawa Tengah secara resmi memberikan pengarahan strategis sekaligus memimpin prosesi penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Tahun 2026.
Agenda penting yang berlangsung di Kantor BRIDA Jateng ini diikuti secara khidmat oleh seluruh jajaran Kepala Bidang serta perwakilan Pejabat Fungsional. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan menjadi momentum evaluasi mendalam dan pemantapan rencana kerja untuk satu tahun ke depan.
Fokus Strategis: Dari Kolaborasi hingga Pendampingan Desa
Dalam arahannya, Kepala BRIDA Jateng menekankan bahwa setiap rencana kerja di tiap bidang harus melalui evaluasi berkelanjutan agar berjalan tepat sasaran. Beliau menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fokus BRIDA di tahun 2026:
- Kolaborasi Lintas Sektor: Meningkatkan sinergi untuk menghasilkan riset dan inovasi yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Jawa Tengah.
- Pemberdayaan Desa: Melanjutkan pendampingan intensif untuk Desa Inovasi di Talunombo serta mengawal program Desa Binaan BRIDA 2026 yang berlokasi di wilayah Magelang.
- Pengembangan KST: Terus mengawal akselerasi Kawasan Sains dan Teknologi (KST) sebagai hub utama pusat pertumbuhan inovasi di daerah.
“Setiap inovasi dan riset harus didukung oleh data yang kuat dan implementasi yang terkoordinasi dengan baik. Saya meminta seluruh bidang untuk meruntuhkan sekat ego sektoral dan mulai berkolaborasi secara total,” tegas Kepala BRIDA dalam arahannya.
Menjamin Akuntabilitas Kerja
Penandatanganan Pakta Integritas ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh aparatur di lingkungan BRIDA Prov. Jateng untuk menjaga profesionalitas dan transparansi. Perjanjian Kinerja yang telah disepakati akan menjadi instrumen ukur bagi keberhasilan setiap program kerja sepanjang tahun 2026.
Melalui langkah awal yang solid ini, BRIDA Jawa Tengah optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekosistem riset yang solutif bagi tantangan pembangunan di Jawa Tengah.


