Batang — Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah, didampingi Kepala Bidang Fasilitasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi, menghadiri rapat koordinasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Batang, PT Perusahaan Gas Negara (PGN), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Kabupaten Batang, Selasa (23/12).
Rapat tersebut membahas rencana pengembangan teknologi Fast Pyrolysis (Faspol) sebagai solusi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif (Petasol), serta upaya optimalisasi lahan pesisir terdampak salinitas melalui budidaya padi salin dan nila salin.
Dalam diskusi, BRIN menyampaikan sejumlah praktik baik pemanfaatan teknologi Faspol dan penerapan Mina Padi Salin yang telah diimplementasikan di beberapa wilayah. Menindaklanjuti hal tersebut, BRIDA Provinsi Jawa Tengah juga memaparkan pengalaman penerapan Faspol di Desa Talunombo, khususnya dari aspek keekonomian dan peningkatan eksposur desa sebagai lokasi inovasi berbasis lingkungan.
PGN menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program CSR Mina Padi Salin, dengan rencana penggunaan varietas Padi Biosalin 1 dan Biosalin 2 yang dikembangkan oleh BRIN, serta varietas Nila Salin hasil pengembangan MSTP Universitas Diponegoro. Meski demikian, lahan pesisir yang terdampak rob masih memerlukan pembenahan infrastruktur pendukung, antara lain melalui penanaman mangrove dan pembangunan sistem drainase.
Terkait rencana penerapan teknologi Faspol di Kabupaten Batang, disepakati perlunya kajian lanjutan serta dukungan regulasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penanaman mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Batang yang terdampak rob juga menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan sekaligus mendukung program Gubernur Jawa Tengah “Mageri Segoro”.
PGN turut menyampaikan kesiapan untuk mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Batang melalui sinergi dan komitmen multipihak. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif yang berkelanjutan bagi pengelolaan lingkungan, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir di Jawa Tengah.

