BRIDA JATENG

Beranda / Berita / BRIDA JATENG dalami peran Perangkat Daerah dalam penguatan Kelembagaan Wilayah Kedungsepur

BRIDA JATENG dalami peran Perangkat Daerah dalam penguatan Kelembagaan Wilayah Kedungsepur

Semarang, 21 Juli 2025 — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah kembali melanjutkan komitmennya dalam mendorong kolaborasi antarwilayah melalui pelaksanaan in-depth interview kepada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kajian Kelembagaan Wilayah Pengembangan Kedungsepur, yang bertujuan membentuk model kelembagaan yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Sesi wawancara mendalam ini menggali lebih jauh peran, fungsi, dan tantangan masing-masing perangkat daerah dalam mendukung sinergi lintas wilayah di kawasan Kedungsepur, yang meliputi Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Grobogan.

Kajian ini dilaksanakan oleh BRIDA Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Perencanaan Pembangunan Partisipatif (P5), Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.
Koordinasi antarwilayah selama ini masih bersifat sektoral dan belum terfasilitasi dalam satu kelembagaan khusus yang permanen. Melalui kajian ini, kami ingin memastikan bahwa peran Pemprov tidak hanya sebagai fasilitator, namun juga sebagai penggerak kolaborasi antardaerah.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahapan pengumpulan data yang sebelumnya dilakukan melalui pengisian kuesioner dan wawancara dengan stakeholder terkait dari enam wilayah Kabupaten/Kota di Kedungsepur.

Hasil dari wawancara mendalam ini akan menjadi pondasi untuk merumuskan model konseptual kelembagaan yang akan divalidasi dalam Focus Group Discussion (FGD) mendatang, sekaligus menyusun strategi intervensi yang kontekstual dengan karakteristik tiap wilayah.

Dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, kajian ini diharapkan mampu menjadi pijakan dalam membangun kelembagaan wilayah pengembangan yang solid serta menciptakan pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi unggulan daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to content